Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Agama

Menelusuri Jejak Peninggalan Sunan Ampel

"Assalamualaikum," sapa tiga orang berpakaian koko putih bermotif garis lurus warna hijau di lengannya kepada salah seorang petugas yang berjaga tepat di pintu informasi di area makam Sunan Ampel di Surabaya, Jawa Timur. "Waalaikumsalam. Ada yang bisa dibantu bapak-bapak?," jawab petugas itu sembari sedikit membungkukkan badannya. Tak berselang lama, petugas bersafari warna biru gelap itupun mengantarkan ketiga pria yang bertanya tadi ke sisi belakang masjid, yang menjadi lokasi Sunan Ampel dan pengikutnya dimakamkan. Ketiga orang itu rupanya datang untuk berziarah dan meminta izin untuk memasuki area makam. "Saya baru pertama kali ke sini, jadi maklum kalau harus bertanya ke petugas," ujar Samsudin, pria asal Garut, Jawa Barat. "Iya mas, tempat ini sakral dan kami tidak ingin seenaknya masuk karena pasti ada tata cara yang harus diikuti," sahut seorang rekannya dari belakang. Ketiganya pun bersila, duduk di latar berpaving di dekat b...

April Mop: Hari Dimana Umat Islam Dibantai

Bulan April menjelang. Ada suatu kebiasaan jahiliah yang patut kita waspadai bersama sebagai seorang Muslim; 1 April sebagai hari April Mop. April Mop sendiri adalah hari di mana orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Tapi tahukah Anda apakah April Mop itu sebenarnya? Sejarah April Mop Sebenarnya, April Mop adalah sebuah perayaan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib yang dilakukan lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekadar hiburan atau keisengan belaka. Biasanya orang akan menjawab bahwa April Mop —yang hanya berlaku pada tanggal 1 April—adalah hari di mana kita boleh dan sah-sah saja menipu teman, orangtua, saudara, atau lainnya, dan sang target tidak boleh marah atau emosi ketika sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran April Mop. Biasanya sang target, jika sudah sadar kena April Mop, maka di...

Perbedaan Hukum Syari’ah dengan Bentuk Hukum Lainnya

Hukum Islam tidak sama dengan hukum konvensional. Menurut Abdul Qadir Audah dalam “At-Tasyri al-Jinai al-Islamy Muqaran bil bil Qanunil Wad’iy”,   sejatinya hukum Islam tidak dapat dianalogikan dengan hukum konvensional. Betapa tidak. Hukum Islam merupakan produk Sang Pencipta, sedangkan hukum konvensional hasil pemikiran manusia. “Ketika keduanya dianalogikan, ibarat membandingkan bumi dan langit dan manusia dengan Tuhan,” katau Audah. Berikut ini perbedaan dasar antara hukum Islam dan hukum konvensional : --- Sumber hukum --- Pada prinsipnya, perbedaan yang paling mendasar antara hukum Islam dan hukum konvensional  adalah sumber hukumnya. Kedua hukum tersebut dengan jelas merepresentasikan sifat pembuat masing-masingnya. Hukum konvensional bersumber dari hasil pemikiran manusia yang ditetapkan untuk memenuhi segala kebutuhan mereka yang bersifat temporal. Hukum ini juga dibuat dengan kemampuan akal manusia yang memiliki keterbatasan dan k...

Ciri-Ciri dan Watak Hukum Syari’ah

Hal lain yang perlu dikeepankan dalam ruang ini adalah ciri-ciri khas huku Islam itu sendiri. Fathi Ridhwan, dalam bukunya “ Min Falsafah al-Tasyri al-Islam ” menyatakan bahwa ciri-ciri khas hukum Islam ada tiga macam yakni: Manusiawi (insani). Islam disyariatkan bukanlah sekedar membawa kemaslahatan, tetapi juga untuk memenuhi tabiat manusia, baik yang berlahiriyah maupun batiniah. Bermoral (akhlaqi). Maksudnya adalah bahwa hukum Islam itu berpijak pada kode etik yakni suatu ciri yang mendudukkan kehormatan Tuhan dan sesame manusia secara roposional sehingga masing-masing kelompok merasa dihargai dan diakui eksistensinya. Universal, yang maksudnya adalah hukum Islam mencakup totalitas masyarakat yang ada tanpa mendiskriminasikan bangsa dan suku. Lebih jauh lagi yang perlu dikedepankan adalah tentang watak-watak yang dimiliki oleh hukum Islam. Antara lain, yaitu takamul (kesempurnaan), wasatiyah (keharmonisan), dan harakah (dinamis). Islam disyariatkan kepa...

Definisi Hukum Syari’ah

H ukum adalah segala peraturan-peraturan atau kaedah-kaedah dalam kehidupan bersama yang dapat dipaksakan dengan suatu sanksi dalam pelaksanaannya. Pandangan tiap-tiap orang ataupun tiap ahli hukum tentang pengertian hukum itu berbeda-beda. Berikut pendapat para tokoh mengenai definisi hukum: 1. Plato, dilukiskan dalam bukunya Republik. Hukum adalah sistem peraturan-peraturan yang teratur dan tersusun baik yang mengikat masyari’ahat. 2. Aristoteles, hukum hanya sebagai kumpulan peraturan yang tidak hanya mengikat masyari’ahat tetapi juga hakim. Undang-undang adalah sesuatu yang berbeda dari bentuk dan isi konstitusi; karena kedudukan itulah undang-undang mengawasi hakim dalam melaksanakan jabatannya dalam menghukum orang-orang yang bersalah. 3. Mr. E.M. Mayers, hukum adalah semua aturan yang mengandung pertimbangan kesusilaan ditinjau kepada tingkah laku manusia dalam masyari’ahat dan yang menjadi pedoman penguasa-penguasa negara dalam melakukan tugasnya. D...

Mencari Pemimpin yang barokah

Ada hal menarik dalam sejarah kenabian dan umat Islam. Salah satu yang menarik untuk diambil hikmahnya adalah kisah tentang Nabi Daud yang dikenal amat taat beribadah sampai-sampai Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan bahwa puasa Nabi Daud yang selang seling yakni sehari berpuasa sehari berbuka sangat baik dan pernah direkomendasikan untuk dilakukan umat Islam. Bahkan pada masa Nabi pernah datang seseorang yang mengatakan kepada Nabi bahwa ia ingin berpuasa sunah sebanyak-banyaknya dan dia sanggup untuk berpuasa lebih dari 2 hari dalam seminggu. Lalu oleh Rasulullah disarankan agar berpuasa Daud yakni sehari berpuasa dan sehari tidak. Jauh sebelum turun perintah sholat lima waktu yang wajib dikerjakan umat Islam, Nabi Daud telah terbiasa melakukan sholat pada hampir sepanjang malam dan hanya menyisakan seperenam malam untuk istirahat tidur. Bentuk ketaatan Nabi Daud dalam menjalankan ibadah maghdho ini membawa ia menjadi salah satu Nabi yang memperoleh barokah dari Allah SWT. Salah sa...

Menemukan Kerukunan Umat Beragama

Terkait agama memang berbeda antara di tempat badah dengan di tempat lain, semisal di pasar, di lapangan olah raga, atau di rumah sakit. Di tempat ibadah, semua orang memeluk agama yang sama. Di masjid misalnya, semua adalah muslim. Di gereja, pada saat kebaktian, agama mereka adalah sama, ialah nasrani. Di Vihara, juga demikian, semuanya adalah pemeluk budha, di pura semua beragama Hindu, dan seterusnya. Berbeda dengan di tempat ibadah, di tempat-tempat lain, orang tidak bicara agama. Orang yang sedang menonton sepak bola, tidak perlu menanyakan apa agamanya. Apakah mereka muslim, hindu, budha, nasrani, atau apa saja, tidak merasa perlu dipertanyakan. Para pemainnya juga tidak dipertimbangkan beragama apa, yang terpenting, mereka bisa memainkan bola dengan baik. Orang biasanya tidak peduli dengan agama pemain sepak bola, basket, tenes meja, dan lainnya. Pertandingan sepak bola, basket, tenes meja, dan lain-lain, antar penganut agama juga tidak pernah terjadi. Misalnya pertandingan...

Cinta, Perjuangan, dan Pengorbanan

Pagi ini, muncul dalam ingatan saya tentang tiga kata yang berbeda tetapi saling bersinggungan erat, yaitu cinta, perjuangan, dan pengorbanan. Tatkala seseorang mencintai sesuatu, maka selalu saja ingin mendekat, dan bahkan memilikinya. Seorang yang mencintai lawan jenisnya, maka akan berusaha mendekat dan juga memiliki. Manakala usaha itu tidak mudah dilakukan, maka ia berusaha berjuang dan bahkan jika perlu, apapun dikorbankan untuk memenuhi tuntutan batinnya itu. Sebagai contoh sederhana, kita seringkali melihat perilaku seorang anak laki-laki yang sangat mencintai seorang anak perempuan. Apapun dilakukan demi cintanya itu. Umpama saja orang tuanya tidak menyetujui suara batinnya itu, ia tidak akan segera menyerah, melainkan akan berjuang hingga halangan itu bisa ditaklukkan. Cinta tidak bisa dihalangi dengan larangan, peraturan, ancaman, hukuman, undang-undang, dan bahkan resiko apapun. Seseorang bersedia melakukan apa saja demi memenuhi cintanya. Tembok yang tinggi akan dilomp...

Sosok Muslim Ideal

Ada pertanyaan sederhana tentang siapa sebenarnya muslim yang ideal itu. Rupanya penanya itu bukan sekedar berbasa-basi untuk menggoda, tetapi bersungguh-sungguh ingin tahu, siapa sebenarnya orang yang disebut muslim ideal itu. Sekalipun pertanyaan ini sederhana, tetapi tidak mudah menjawabnya. Sebab, mereka mengetahui sehari-hari tentang kehidupan pemeluk agama Islam dan bahkan dirinya sendiri juga seorang muslim. Oleh karena yang diinginkan adalah sosok muslim ideal, maka saya tunjukkan bahwa, seorang muslim ideal, tidak ada lain kecuali Muhammad SAW, yaitu seorang pembawa ajaran Islam itu sendiri. Keber-Islaman utusan Allah ini adalah sempurna atau disebut sebagai ideal. Nabi adalah maksum, atau terpelihara dari kesalahan. Maka, keber-Islamannya tidak pernah salah. Tentu yang dimaksudkan ideal itu bukan sesempurna nabi, tetapi adalah pengikut nabi. Maka jawaban saya juga sederhana, adalah para keluarga dan sahabat nabi. Namun rupanya jawaban yang saya berikan itu juga kurang mem...

Baca Alquran, Pahami dan Amalkan Isinya

Kedatangan Ust. Yusuf Mansur di UIN Maliki kali ini lagi-lagi membikin para jama'ah shalat Jumat di Masjid Tarbiyah tercengang dengan khutbahnya (7/6). Dalam isi ceramahnya, Ust. Yusuf Mansur mengajak para jamaah, khusunnya mahasiswa UIN Maliki untuk senantiasa membiasakan diri membaca Alquran. Anjuran yang disampaikannya pun sangat sederhana yaitu hanya membaca bukan menghafal, membaca yang dimaksud dilakukan dengan barulang-ulang. Membaca satu ayat Alquran harus dibaca hingga 20 kali setelah itu dinaikkan lagi jumlahnya menjadi 40, atau bahkan 400 kali. " Jika cara membaca Alquran seperti ini antum lakukan ane jamin hafal tanpa harus menghafal ," terangnya serius. Cara membaca berulang-ulang tersebut bisa membuat pembaca hafal dengan sendirinya, dan kalau bisa mahasiswa UIN Maliki tidak hanya baca. Namun, juga memahami arti dan tafsirnya. " Jika ini dilakukan ane yakin kalian akan dicintai Allah dan dunia akan tunduk pada orang-orang yang selalu menjaga dan m...

Ikatan Kasih Sayang Pemimpin dan Pengikut

Ikatan yang paling kokoh dan produktif di antara sesama adalah kasih sayang. Manakala di antara beberapa orang sudah terjalin hubungan kasih sayang, maka persoalan apapun bisa diselesaikan dengan mudah. Contoh yang bisa dilihat dalam kehidupan sehari-hari adalah hubungan antara suami dan isteri, antara orang tua dan anak-anaknya, antara kakek dan cucu-cucunya. Hubungan di antara mereka itu dijalin dengan ikatan kasih sayang sehingga menjadi kokoh. Ikatan kasih sayang menjadikan orang selalu dekat dan terdorong untuk saling memberi, menggembirakan, menololong, menyelamatkan, membela, dan bahkan rela berkorban. Seorang suami bersedia melakukan apa saja, sekalipun berat, untuk menyenangkan isterinya, dan demikian pula sebaliknya, isteri terhadap suaminya. Orang tua sehari-hari bekerja dengan susah payah, melakukan apa saja untuk mendapatkan biaya pendidikan, adalah oleh karena kecintaannya terhadap anak-anaknya. Seorang kakek sanggup berjalan jauh sekedar untuk melihat cucunya. Kerja ...

Ushul Fiqih

Ushul fiqih (bahasa Arab:أصول الفقه) adalah ilmu hukum dalam Islam yang mempelajari kaidah-kaidah, teori-teori dan sumber-sumber secara terinci dalam rangka menghasilkan hukum Islam yang diambil dari sumber-sumber tersebut. Sumber-sumber hukum islam Mekanisme pengambilan hukum dalam Islam harus berdasarkan sumber-sumber hukum yang telah dipaparkan ulama. Berikut ini empat sumber utama: Al-Qur'an, kitab suci agama Islam Sunnah, tindakan, ucapan dan ketetapan Nabi Muhammad Ijma, kesepakatan para ulama Qiyas, analogi hukum dengan hukum lain yang telah ada ketetapannya. Sejarah Pada mulanya, para ulama terlebih dahulu menyusun ilmu fiqh sesuai dengan Al-Qur an, Hadits, dan Ijtihad para Sahabat. Setelah Islam semakin berkembang, dan mulai banyak negara yang masuk kedalam daulah Islamiyah, maka semakin banyak kebudayaan yang masuk, dan menimbulkan pertanyaan mengenai budaya baru ini yang tidak ada di zaman Rosulullah. Maka para Ulama ahli usul Fiqh menyusun kaidah sesuai dengan gramatika...

Ijtihad

Ijtihad (Arab: اجتهاد) adalah sebuah usaha yang sungguh-sungguh, yang sebenarnya bisa dilaksanakan oleh siapa saja yang sudah berusaha mencari ilmu untuk memutuskan suatu perkara yang tidak dibahas dalam Al Quran maupun hadis dengan syarat menggunakan akal sehat dan pertimbangan matang. Namun pada perkembangan selanjutnya, diputuskan bahwa ijtihad sebaiknya hanya dilakukan para ahli agama Islam. Tujuan ijtihad adalah untuk memenuhi keperluan umat manusia akan pegangan hidup dalam beribadah kepada Allah di suatu tempat tertentu atau pada suatu waktu tertentu. Fungsi Ijtihad Meski Al Quran sudah diturunkan secara sempurna dan lengkap, tidak berarti semua hal dalam kehidupan manusia diatur secara detail oleh Al Quran maupun Al Hadist. Selain itu ada perbedaan keadaan pada saat turunnya Al Quran dengan kehidupan modern. Sehingga setiap saat masalah baru akan terus berkembang dan diperlukan aturan-aturan turunan dalam melaksanakan Ajaran Islam dalam kehidupan beragama sehari-hari. Jika terj...

Poligami dalam Islam

Poligami dalam Islam merupakan praktik yang diperbolehkan (mubah, tidak larang namun tidak dianjurkan). Islam memperbolehkan seorang pria beristri hingga empat orang istri dengan syarat sang suami harus dapat berbuat adil terhadap seluruh istrinya (Surat an-Nisa ayat 3 4:3). “Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu menikahinya), maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki.” Ragam pandangan Beberapa ulama kontemporer seperti Syekh Muhammad Abduh , Syekh Rashid Ridha, dan Syekh Muhammad al-Madan (ketiganya ulama terkemuka Al Azhar Mesir) lebih memilih memperketat penafsirannya. Muhammad Abduh dengan melihat kondisi Mesir saat itu (tahun 1899), memilih mengharamkan poligami. Syekh Muhammad Abduh mengatakan: Haram berpoligami bagi seseorang yang merasa khawatir akan berlaku tida...

3 Golongan Besar Umat Islam

Ada tiga tipe umat terkait sikap mereka terhadap Alquran: dhalimun linafsih, muqtashid, dan saabiq bil khairaat. (1) Dhalim linafsih : Artinya orang yang menganiaya diri sendiri, yaitu mereka yang meninggalkan sebagian amalan wajib dan melakukan sebagian yang diharamkan. Seperti, orang menjalankan salat tetapi korupsi, menjalankan saum Ramadan tetapi suka riya, pergi salat Jumat tetapi menggunjing orang, membayar zakat tetapi menyakiti tetangga, membelanjai istri tetapi juga menyakitinya, berhaji tetapi menzalimi karyawan. Pendek kata, dhalimun linafsih adalah orang yang terpadu dalam dirinya kebaikan dan keburukan, yang wajib kadang ditinggalkan, yang haram kadang diterjang. (2) Muqtashid : Artinya orang pertengahan, yaitu mereka yang menunaikan seluruh amalan wajib dan meninggalkan segala yang haram, walau terkadang masih meninggalkan yang sunah dan mengerjakan yang makruh. Seluruh kewajiban ia penuhi, baik kewajiban pribadi (seperti salat, zakat, puasa, dan haji) maupun kewajiba...

Tetangga Baruku

Aku pernah punya tetangga yang baru pindahan dari kota solo, mereka baru saja membeli rumah di dekat rumahku. Mereka keluarga yang baik selalu ramah dengan tetangga meskipun orang baru, mereka keluarga yang terdiri dari sepasang suami istri dan dua orang anak, yang laki-laki namanya Sukirno dan yang perempuan namanya Siti maisaroh, anak yang pertama jadi teman sekolahku waktu SMA kelas 2 namanya Mita,  lalu anak kedua namanya Lutfi yang masih duduk di bangku TK. Dua hari berselang tetangga baru tersebut bertamu ke rumahku, waktu itu malam hari pas aku lagi main playstation di ruang tengah tiba-tiba mendengar ada yang mengetuk pintu terus aku lihat ke depan pintu. Eh.. ternyata tetangga baru tersebut langsung saja aku persilahkan duduk di ruang tamu, mereka ingin silaturahmi dan berkenalan dengan keluargaku. Setelah berbincang agak lama akhirnya mereka pulang ke rumahnya. Paginya, tetangga baru yang perempuan itu ikut berbelanja di tukang sayur langganan ibu yang sering lewat d...