Langsung ke konten utama

MOMENTUM RAMADAN: Mari Berlatih Berhenti Merokok!

rokok

Ramadan dapat dijadikan momentum untuk para perokok menghentikan kebiasaannya. Bagaimana caranya?

Guru Besar Ilmu Penyakit Paru dan Pernapasan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Tjandra Yoga Aditama mengatakan selama menjalani ibadah puasa dari sahur hingga berbuka, seseorang tentu saja tidak bisa merokok.

Sebaiknya, lanjutkan tidak merokok walaupun waktu berbuka sudah tiba hingga waktu sahur berikutnya. Tujuannya agar perlahan-lahan mengurangi kebiasaan merokok.

"Tanamkan niat yang kuat di bulan suci ini untuk berhenti merokok, dan juga menolak godaan untuk mulai merokok," katanya melalui keterangan resmi Kamis (25/6/2015).

Untuk mengalihkan keinginan merokok setelah berbuka, lakukan sesuatu yang menyehatkan jiwa raga yaitu beribadah, solat tarawih, berolahraga, dan minum air secara perlahan. Selain itu, menarik nafas dalam-dalam untuk mencegah keinginan merokok.

Perilaku berhenti merokok dapat dilanjutkan pada hari-hari selanjutnya setelah Ramadan.

Ingat, asap rokok mengandung 4.000 jenis senyawa kimia, 400 jenis di antaranya merupakan zat beracun dan 43 di antaranya dapat menyebabkan kanker.

sumber : Bisnis.com

Postingan populer dari blog ini

Pengumuman Jalur UM-PTKIN 2018 di UIN Malang

Silahkan download surat keputusan di bawah ini : Surat Keputusan Penerimaan Mahasiswa Baru Surat Pernyataan Mahasiswa Baru

Pengumuman Penerima Bidikmisi Jalur UM-PTKIN 2018 di UIN Malang

Pengumuman Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tahun Akademik 2018/2019 jalur UM-PTKIN sebagaimana berikut: Surat Keputusan Mahasiswa Bidikmisi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Kalender Akademik UIN Malang Tahun Akademik 2016/2017

Surat Keputusan Rektor Nomor Un.03/HM.00.6/295/2016 tentang KALENDER AKADEMIK UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG TAHUN AKADMIK 2016/2017 dapat didownload di sini : Download Kalender Akademik 2016-2017