Langsung ke konten utama

MOMENTUM RAMADAN: Mari Berlatih Berhenti Merokok!

rokok

Ramadan dapat dijadikan momentum untuk para perokok menghentikan kebiasaannya. Bagaimana caranya?

Guru Besar Ilmu Penyakit Paru dan Pernapasan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Tjandra Yoga Aditama mengatakan selama menjalani ibadah puasa dari sahur hingga berbuka, seseorang tentu saja tidak bisa merokok.

Sebaiknya, lanjutkan tidak merokok walaupun waktu berbuka sudah tiba hingga waktu sahur berikutnya. Tujuannya agar perlahan-lahan mengurangi kebiasaan merokok.

"Tanamkan niat yang kuat di bulan suci ini untuk berhenti merokok, dan juga menolak godaan untuk mulai merokok," katanya melalui keterangan resmi Kamis (25/6/2015).

Untuk mengalihkan keinginan merokok setelah berbuka, lakukan sesuatu yang menyehatkan jiwa raga yaitu beribadah, solat tarawih, berolahraga, dan minum air secara perlahan. Selain itu, menarik nafas dalam-dalam untuk mencegah keinginan merokok.

Perilaku berhenti merokok dapat dilanjutkan pada hari-hari selanjutnya setelah Ramadan.

Ingat, asap rokok mengandung 4.000 jenis senyawa kimia, 400 jenis di antaranya merupakan zat beracun dan 43 di antaranya dapat menyebabkan kanker.

sumber : Bisnis.com

Postingan populer dari blog ini

3 Golongan Besar Umat Islam

Ada tiga tipe umat terkait sikap mereka terhadap Alquran: dhalimun linafsih, muqtashid, dan saabiq bil khairaat. (1) Dhalim linafsih : Artinya orang yang menganiaya diri sendiri, yaitu mereka yang meninggalkan sebagian amalan wajib dan melakukan sebagian yang diharamkan. Seperti, orang menjalankan salat tetapi korupsi, menjalankan saum Ramadan tetapi suka riya, pergi salat Jumat tetapi menggunjing orang, membayar zakat tetapi menyakiti tetangga, membelanjai istri tetapi juga menyakitinya, berhaji tetapi menzalimi karyawan. Pendek kata, dhalimun linafsih adalah orang yang terpadu dalam dirinya kebaikan dan keburukan, yang wajib kadang ditinggalkan, yang haram kadang diterjang. (2) Muqtashid : Artinya orang pertengahan, yaitu mereka yang menunaikan seluruh amalan wajib dan meninggalkan segala yang haram, walau terkadang masih meninggalkan yang sunah dan mengerjakan yang makruh. Seluruh kewajiban ia penuhi, baik kewajiban pribadi (seperti salat, zakat, puasa, dan haji) maupun kewajiba...

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jalur SBMPTN 2015

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jalur SBMPTN 2015 dapat didownload disini: Klik disini (utama) Klik disini (mirror)

Berbuat Baik Terhadap Orang Lain

Kebajikan itu sebajik namanya, keramahan juga demikian, dan kebaikan itu juga sebaik perilakunya. Orang-orang yang pertama kali akan dapat merasakan manfaat dari semua perbuatan itu adalah mereka yang melakukannya hal tersebut. Mereka akan merasakan buahnya seketika itu juga di dalam jiwa, akhlak, dan nurani mereka. Sehingga mereka pun selalu lapang dada, tenang, serta merasa tenteram dan damai. Ketika kita diliputi kesedihan dan kegalauan dalam hidup, maka berbuat baiklah terhadap sesama, niscaya akan mendapatkan ketentraman dan kedamaian hati. Dengan cara, sedekahilah orang yang fakir, tolonglah orang yang terdzalimi, ringankan beban orang yang menderita, berilah makan orang yang kelaparan, jenguklah orang yang sakit, dan bantulah orang yang terkena musibah, niscaya kalian akan merasakan kebahagiaan dalam semua kehidupan yang kalian jalani. Perbuatan baik itu laksana wewangian yang tidak hanya mendatangkan manfaat bagi pemakainya, tetapi juga orang-orang yang berada di sekitarnya...