Langsung ke konten utama

Dian Pelangi Berbagi Tips Memilih Busana Lebaran

POTONGAN HARGA BUSANA MUSLIM

Perancang Dian Pelangi memberi tips memilih busana yang cocok dan nyaman untuk dipakai saat hari raya Idul Fitri.

"Pilih yang loose, jangan terlalu fit sama badan," kata Dian usai peragaan busana di Galeries Lafayette Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Saat Lebaran, biasanya umat muslim sibuk bersilaturahmi ke banyak tempat. Busana berbahan menyerap keringat akan lebih nyaman dipakai saat banyak kegiatan, kata Dian.

Selain itu, pilihlah busana bersiluet lebar di bawah agar lebih leluasa saat bergerak, misalnya duduk bersila atau sungkem kepada orangtua. Untuk model ujung tangan, Dian merekomendasikan model yang ukurannya pas dan tidak menjuntai lebar.

"Tangan jangan A line karena kita kan banyak makan, takutnya nyemplung ke kuah," jelas dia.

Memakai aksesori sebagai pemanis seperti kalung boleh saja, kata Dian, namun jangan berlebihan. Bila ingin tampil lebih menarik tanpa memakai aksesori, pakailah busana yang dihiasi aksen payet. Soal penutup kepala, Dian menyarankan agar kerudung yang dipakai berbahan menyerap keringat dengan model sederhana.

"Jangan bahan licin dan kebanyakan jarum pentul," imbuh dia.

sumber : Bisnis.com

Postingan populer dari blog ini

3 Golongan Besar Umat Islam

Ada tiga tipe umat terkait sikap mereka terhadap Alquran: dhalimun linafsih, muqtashid, dan saabiq bil khairaat. (1) Dhalim linafsih : Artinya orang yang menganiaya diri sendiri, yaitu mereka yang meninggalkan sebagian amalan wajib dan melakukan sebagian yang diharamkan. Seperti, orang menjalankan salat tetapi korupsi, menjalankan saum Ramadan tetapi suka riya, pergi salat Jumat tetapi menggunjing orang, membayar zakat tetapi menyakiti tetangga, membelanjai istri tetapi juga menyakitinya, berhaji tetapi menzalimi karyawan. Pendek kata, dhalimun linafsih adalah orang yang terpadu dalam dirinya kebaikan dan keburukan, yang wajib kadang ditinggalkan, yang haram kadang diterjang. (2) Muqtashid : Artinya orang pertengahan, yaitu mereka yang menunaikan seluruh amalan wajib dan meninggalkan segala yang haram, walau terkadang masih meninggalkan yang sunah dan mengerjakan yang makruh. Seluruh kewajiban ia penuhi, baik kewajiban pribadi (seperti salat, zakat, puasa, dan haji) maupun kewajiba...

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jalur SBMPTN 2015

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jalur SBMPTN 2015 dapat didownload disini: Klik disini (utama) Klik disini (mirror)

Dibalik Penggunaan Abu Gosok

Abu gosok dikenal masyarakat sebagai bahan untuk mencuci peralatan dapur yang nodanya susah hilang. Biasanya penggunaannya dibarengi dengan serabut kelapa dan air hangat. Di zaman yang semakin modern saat ini jarang kita temui perempuan atau ibu rumah tangga yang masih memanfaatkan abu gosok, meskipun masih ada sebagian dari mereka di beberapa tempat seperti pedalaman desa yang menggunakannya. Seiring dengan munculnya beberapa produk kebersihan alat rumah tangga yang semakin canggih. Sehingga fungsi abu gosok sebagai pembersih alat dapur jadi bergeser dan tergantikan. Sebenarnya abu gosok ini terbilang alami karena berasal dari limbah pembakaran tumbuhan. Biasanya dari sekam padi. Kandungan kalium yang terdapat di dalam abu gosok inilah yang berperan penting dalam menghilangkan noda membandel pada ketel atau peralatan dapur lainnya. Kalium yang bereaksi dengan air menghasilkan Kalium hidroksida yang bersifat basa sehingga mampu bereaksi terhadap kotoran dan mengangkatnya keluar. ...