Langsung ke konten utama

Adakah Obat Tingkatkan Kemampuan Otak?

1113414shutterstock-130103282780x390

Otak merupakan organ yang memiliki fungsi luar biasa. Sayangnya, kemampuan otak setiap orang berbeda-beda, bahkan fungsinya juga bisa menurun seiring bertambahnya usia. Meski begitu, para peneliti baru-baru ini melaporkan temuan yang sangat mengagumkan, yaitu konsumsi obat valproat pada orang dewasa mungkin dapat membuat otak mudah menyerap kemampuan baru dan belajar konsep baru dengan baik.

Asam valproat sejatinya merupakan jenis obat yang digunakan untuk mengobati penyusutan otak serta gangguan bipolar. Obat tersebut dipercaya dapat membantu mengembalikan koneksi antara sel-selnya dan mungkin menyembuhkannya dari penyakit akut dan kronis.

Dalam studi ini, para peneliti membagi relawan dalam ke dalam dua kelompok. Satu kelompok diberikan sejumlah dosis asam valproat selama dua minggu dan kelompok lainnya dengan plasebo. Dua kelompok itu diminta untuk mengerjakan tugas secara online untuk melatih telinga dan mengenali beberapa nada.

Ketua studi Takao Hensch, profesor biologi molekular dan selular di Harvard University mengatakan, hasilnya kelompok yang diberikan asam valproat memiliki skor yang lebih tinggi secara signifikan dalam mengerjakan tugas yang sulit dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Faktanya, sebelum percobaan Hensch dilakukan, belum ada orang dewasa yang dilaporkan dapat menjawab nada dengan sempurna. Sementara, beberapa orang dari kelompok yang diberikan asam valproat dapat melakukan hal itu.

Temuan ini mengungkap, kemampuan menakjubkan dari asam valproat, sehingga kemungkinan dengan mengonsumsinya, kemampuan orang dewasa untuk mempelajari bahasa layaknya anak-anak dapat diwujudkan. Selain itu, kemampuan-kemampuan lain seperti matematika dan seni juga dapat ditingkatkan. Ini juga yang menjadikan asam valproat sebagai harapan baru untuk penderita kepikunan.

Efek samping dari asam valproat antara lain kerusakan hati. Oleh karena itu, penggunaan obat ini pun harus dibarengi dengan pemeriksaan hati secara rutin. Selain itu ada pula efek mengantuk, rambut rontok, dan getaran. Namun sejauh ini, orang yang mengonsumsi asam valproat belum ada yang melaporkan efek samping yang serius.

Postingan populer dari blog ini

3 Golongan Besar Umat Islam

Ada tiga tipe umat terkait sikap mereka terhadap Alquran: dhalimun linafsih, muqtashid, dan saabiq bil khairaat. (1) Dhalim linafsih : Artinya orang yang menganiaya diri sendiri, yaitu mereka yang meninggalkan sebagian amalan wajib dan melakukan sebagian yang diharamkan. Seperti, orang menjalankan salat tetapi korupsi, menjalankan saum Ramadan tetapi suka riya, pergi salat Jumat tetapi menggunjing orang, membayar zakat tetapi menyakiti tetangga, membelanjai istri tetapi juga menyakitinya, berhaji tetapi menzalimi karyawan. Pendek kata, dhalimun linafsih adalah orang yang terpadu dalam dirinya kebaikan dan keburukan, yang wajib kadang ditinggalkan, yang haram kadang diterjang. (2) Muqtashid : Artinya orang pertengahan, yaitu mereka yang menunaikan seluruh amalan wajib dan meninggalkan segala yang haram, walau terkadang masih meninggalkan yang sunah dan mengerjakan yang makruh. Seluruh kewajiban ia penuhi, baik kewajiban pribadi (seperti salat, zakat, puasa, dan haji) maupun kewajiba...

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jalur SBMPTN 2015

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jalur SBMPTN 2015 dapat didownload disini: Klik disini (utama) Klik disini (mirror)

Manfaatkan "Smartphone" untuk Tidur Sehat

  Semua orang masa kini tahu bahwa denyut kehidupan modern sering kali mengganggu tidur. Keseharian yang serba cepat, tekanan ketepatan dan hubungan antar personal saling tumpang tindih membuat kita terlalu tegang untuk tidur. Ini semua diperburuk dengan internet yang menghubungkan kita sepanjang waktu lewat smartphone. Sebagian orang merasa sayang untuk meninggalkan waktu produktif untuk tidur. Tanpa menyadari bahwa dengan mengurangi tidur justru ia mengurangi produktivitasnya. Sebagian lagi merasa perlu untuk tidur, tetapi seolah butuh perjuangan ekstra untuk terlelap. Ada juga yang dengan mudahnya tidur, tetapi pada jam tertentu harus bangun untuk buang air kecil atau hanya 'melek' saja. Akibatnya, banyak orang bangun dengan perasaan kacau, dan tak bersemangat. Beranjak siang beban utang tidur mulai menyerang dan mengganggu produktivitas. Sekedar untuk berkonsentrasi, perlu berulang kali mengambil waktu untuk menghirup nikotin. Menjelang sore, kantuk seolah tak tertahan...