Langsung ke konten utama

Postingan

Tips Memakai Hijab dan Menyiasati Pakaian Motif Garis

Baju bergaris memang masih menjadi salah satu fashion item yang diincar oleh para wanita. Simple dan tidak berlebihan memang menjadi kelebihan dari baju dengan motif garis ini. Terlebih, baju ini juga cocok untuk semua bentuk badan, dengan pengaplikasian yang tepat tentunya. Jika Anda berbadan kurus, pilihlah baju dengan garis dengan ukuran yang kecil. Begitu juga untuk Anda yang bertubuh ekstra, motif garis besar cocok untuk Anda. Tidak jarang juga motif garis disandingkan dengan motif polkadot. Pada dasarnya, 'aturan' untuk kedua model ini sangat mirip, harus disesuaikan dengan bentuk badan. Untuk hijabist, Anda mungkin akan sedikit bingung jika memakai baju atau dress dengan motif garis. Pakai hijab motif atau polos? Jadi dilematis. Motif Hijab Lebih baik gunakan hijab dengan motif polos, ini akan 'meredam' efek garis yang ada pada pakaian Aksesoris Pasangkan baju motif garis dengan aksesoris yang bold atau menonjol. Bisa secara ukuran atau ...

Dibalik Penggunaan Abu Gosok

Abu gosok dikenal masyarakat sebagai bahan untuk mencuci peralatan dapur yang nodanya susah hilang. Biasanya penggunaannya dibarengi dengan serabut kelapa dan air hangat. Di zaman yang semakin modern saat ini jarang kita temui perempuan atau ibu rumah tangga yang masih memanfaatkan abu gosok, meskipun masih ada sebagian dari mereka di beberapa tempat seperti pedalaman desa yang menggunakannya. Seiring dengan munculnya beberapa produk kebersihan alat rumah tangga yang semakin canggih. Sehingga fungsi abu gosok sebagai pembersih alat dapur jadi bergeser dan tergantikan. Sebenarnya abu gosok ini terbilang alami karena berasal dari limbah pembakaran tumbuhan. Biasanya dari sekam padi. Kandungan kalium yang terdapat di dalam abu gosok inilah yang berperan penting dalam menghilangkan noda membandel pada ketel atau peralatan dapur lainnya. Kalium yang bereaksi dengan air menghasilkan Kalium hidroksida yang bersifat basa sehingga mampu bereaksi terhadap kotoran dan mengangkatnya keluar. ...

Tips Memilih Lukisan Dinding

Lukisan dinding terkadang diperlukan untuk memperindah ruangan. Baik itu ruangan besar, ruangan kecil atau bahkan dinding pada tangga. Perempuan biasanya sangat piawai dalam urusan dekorasi ruangan. Hal ini berkaitan dengan insting perempuan yang menyukai keindahan. Sebagai perempuan yang cerdas, kita harus bisa memilih lukisan dinding yang cocok dengan ruangan yang akan kita pilih. Jangan sembarangan menempel lukisan. Beberapa tips berikut ini bisa dijadikan pedoman oleh para perempuan untuk memilih lukisan dinding sehingga membuat ruangan menjadi nyaman sekaligus indah. • Pilihlah lukisan yang ukurannya sesuai dengan ruangan yang akan kita tempeli. Ruangan yang besar membutuhkan lukisan yang besar juga. Sementara ruangan yang kecil seperti ruangan pemisah untuk masuk ke ruangan lain, atau jalan menuju tangga tidak perlu dipasang lukisan besar. Pasanglah lukisan kecil dengan ukuran persegi panjang dan diletakkan vertikal. Atau bisa juga memilih lukisan dengan bentuk ...

Agar Ukiran Kayu Terlihat Awet

Ukiran kayu menjadi pilihan yang banyak dicari bagi pecinta seni. Biasanya ukiran kayu ini dapat ditemui di meja, kursi, lemari pakaian bahkan dinding pembatas ruangan. Penggunaannya yang tidak memerlukan cat membuat pecinta kayu semakin menjadikannya prioritas karena dinilai lebih ekonomis. Namun sebagaimana benda mebel dan furniture lainnya kayu juga bisa mengalami kerusakan seiring berjalannya waktu. Misalnya warnanya yang semakin pudar, ukirannya yang patah dan tergores atau bentuknya yang sudah tidak indah lagi. Penyebabnya bisa beraneka ragam. Ada yang karena termakan usia atau karena gangguan hewan seperti rayap, kecoa atau semut. Agar ukiran kayu tetap awet dan tahan lama, beberapa tips perawatan berikut ini bisa dijadikan pedoman. Menggunakan bahan alam Perempuan pada umumnya menyukai bahan-bahan yang bersifat alam karena lebih aman dan alami. Bahan alam yang dimaksud adalah daun tembakau, akar tuba, biji bengkuang dan tanaman lain yang dapat mengusir serangga se...

Pilot Project Perguruan Tinggi

Seringkali kita mendengar bahwa perguruan tinggi di Indonesia masih belum maju. Berbagai survey menunjukan bahwa, kualitas kampus-kampus di Indonesia belum bisa menandingi perguruan tinggi besar dan maju di dunia. Mengikuti ranking perguruan tinggi di dunia, urutannya masih terlalu jauh, dan bahkan belum tampak di jajaran tingkat dunia. Beberapa saja yang masuk, nomornya jauh di belakang. Melihat prestasi rendah itu, yang banyak dilakukan orang adalah mengrikitk, baik kepada pemerintah dan kepada pengurus kampus. Pemerintah dianggap kurang memperhatikan perguruan tinggi. Demikian pula pemimpin perguruan tingginya dinilai kurang memiliki prakarsa, visi kemajuan, dan seterusnya. Atas penilaian itu, kiranya perlu dilihat secara lebih jernih, apa sebenarnya yang menjadikan perguruan tinggi di Indonesia tidak cepat bergerak maju. Umpama prestasi perguruan tinggi itu dilihat dari aspek kuantitas dan partisipasi masyarakatnya, maka Indonesia akan menjadi jagoan. Kiranya tidak pernah ada s...

Menemukan Kerukunan Umat Beragama

Terkait agama memang berbeda antara di tempat badah dengan di tempat lain, semisal di pasar, di lapangan olah raga, atau di rumah sakit. Di tempat ibadah, semua orang memeluk agama yang sama. Di masjid misalnya, semua adalah muslim. Di gereja, pada saat kebaktian, agama mereka adalah sama, ialah nasrani. Di Vihara, juga demikian, semuanya adalah pemeluk budha, di pura semua beragama Hindu, dan seterusnya. Berbeda dengan di tempat ibadah, di tempat-tempat lain, orang tidak bicara agama. Orang yang sedang menonton sepak bola, tidak perlu menanyakan apa agamanya. Apakah mereka muslim, hindu, budha, nasrani, atau apa saja, tidak merasa perlu dipertanyakan. Para pemainnya juga tidak dipertimbangkan beragama apa, yang terpenting, mereka bisa memainkan bola dengan baik. Orang biasanya tidak peduli dengan agama pemain sepak bola, basket, tenes meja, dan lainnya. Pertandingan sepak bola, basket, tenes meja, dan lain-lain, antar penganut agama juga tidak pernah terjadi. Misalnya pertandingan...

Cinta, Perjuangan, dan Pengorbanan

Pagi ini, muncul dalam ingatan saya tentang tiga kata yang berbeda tetapi saling bersinggungan erat, yaitu cinta, perjuangan, dan pengorbanan. Tatkala seseorang mencintai sesuatu, maka selalu saja ingin mendekat, dan bahkan memilikinya. Seorang yang mencintai lawan jenisnya, maka akan berusaha mendekat dan juga memiliki. Manakala usaha itu tidak mudah dilakukan, maka ia berusaha berjuang dan bahkan jika perlu, apapun dikorbankan untuk memenuhi tuntutan batinnya itu. Sebagai contoh sederhana, kita seringkali melihat perilaku seorang anak laki-laki yang sangat mencintai seorang anak perempuan. Apapun dilakukan demi cintanya itu. Umpama saja orang tuanya tidak menyetujui suara batinnya itu, ia tidak akan segera menyerah, melainkan akan berjuang hingga halangan itu bisa ditaklukkan. Cinta tidak bisa dihalangi dengan larangan, peraturan, ancaman, hukuman, undang-undang, dan bahkan resiko apapun. Seseorang bersedia melakukan apa saja demi memenuhi cintanya. Tembok yang tinggi akan dilomp...