Langsung ke konten utama

Tips Menyimpan Sisa Kue Cake

Menyimpan-sisa-kue-cake1

Semua manusia membutuhkan makanan, mulai dari makanan pokok hingga makanan pendamping. Makanan pokok seperti nasi, sayur, lauk pauk. Sedangkan makanan pendamping akan lebih banyak lagi macamnya salah satu diantaranya adalah cake.

Siapapun pasti sangat menggemari makanan yang satu ini, selain bentuknya yang menarik dan cantik, kue ini memiliki citarasa yang sangat manis sehingga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa menyukai cake.

Namun perlu diketahui bahwa makanan yang satu ini ternyata tidak bertahan lama jika disimpan karena memang pembuatannya tidak menggunakan bahan pengawet, karena itu berikut tips menyimpan sisa kue cake yang dapat membantu Anda untuk menikmati makanan kesukaan semua orang ini dalam waktu yang cukup lama.

1. Bungkus rapat cake sehingga cake tidak keras dan kering.

2. Berikan sehelai roti diatas cake jika cake sudah terlanjur kering. Hal ini ditujukan agar cake dapat menyerap kelembutan roti sehingga cake yang mengeras tadi dapat kembali menjadi lunak.

3. Cake yang memiliki tekstur renyah dapat disimpan dalam wadah yang tertutup dan terpisah. Pastikan wadah yang Anda gunakan untuk menyimpan cake benar-benar rapat agar udara tidak mudah masuk sehingga tekstur kerenyahan cake tetap terjaga.

4. Anda juga dapat menyimpan sisa kue cake tersebut didalam lemari pendingin atau kulkas. Sebelumnya jangan membungkus cake dalam keadaan panas karena panas tersebut akan membuat cake menjadi basah dan lembek. Jadi pastikan kondisi cake dingin terlebih dahulu sebelum dibungkus.

5. Jika cake sudah terlanjur basah, Anda dapat mengeringkannya menggunakan oven. Panaskan sebentar saja.

Cukup mudah bukan tips menyimpan sisa kue cake kesukaan Anda. Sekarang Anda tidak perlu lagi untung bingung menyimpan sisa kue cake jika tidak bisa Anda habiskan dalam waktu sekejap. Akan tetapi kesegaran cake tersebut untuk dinikmati kembali tergantung dari cara Anda msing-masing untuk menyimpan.

Jika Anda melakukan proses penyimpanan dengan benar, maka sisa cake tersebut akan terjaga rasa dan teksturnya.

Postingan populer dari blog ini

3 Golongan Besar Umat Islam

Ada tiga tipe umat terkait sikap mereka terhadap Alquran: dhalimun linafsih, muqtashid, dan saabiq bil khairaat. (1) Dhalim linafsih : Artinya orang yang menganiaya diri sendiri, yaitu mereka yang meninggalkan sebagian amalan wajib dan melakukan sebagian yang diharamkan. Seperti, orang menjalankan salat tetapi korupsi, menjalankan saum Ramadan tetapi suka riya, pergi salat Jumat tetapi menggunjing orang, membayar zakat tetapi menyakiti tetangga, membelanjai istri tetapi juga menyakitinya, berhaji tetapi menzalimi karyawan. Pendek kata, dhalimun linafsih adalah orang yang terpadu dalam dirinya kebaikan dan keburukan, yang wajib kadang ditinggalkan, yang haram kadang diterjang. (2) Muqtashid : Artinya orang pertengahan, yaitu mereka yang menunaikan seluruh amalan wajib dan meninggalkan segala yang haram, walau terkadang masih meninggalkan yang sunah dan mengerjakan yang makruh. Seluruh kewajiban ia penuhi, baik kewajiban pribadi (seperti salat, zakat, puasa, dan haji) maupun kewajiba...

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jalur SBMPTN 2015

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jalur SBMPTN 2015 dapat didownload disini: Klik disini (utama) Klik disini (mirror)

Berbuat Baik Terhadap Orang Lain

Kebajikan itu sebajik namanya, keramahan juga demikian, dan kebaikan itu juga sebaik perilakunya. Orang-orang yang pertama kali akan dapat merasakan manfaat dari semua perbuatan itu adalah mereka yang melakukannya hal tersebut. Mereka akan merasakan buahnya seketika itu juga di dalam jiwa, akhlak, dan nurani mereka. Sehingga mereka pun selalu lapang dada, tenang, serta merasa tenteram dan damai. Ketika kita diliputi kesedihan dan kegalauan dalam hidup, maka berbuat baiklah terhadap sesama, niscaya akan mendapatkan ketentraman dan kedamaian hati. Dengan cara, sedekahilah orang yang fakir, tolonglah orang yang terdzalimi, ringankan beban orang yang menderita, berilah makan orang yang kelaparan, jenguklah orang yang sakit, dan bantulah orang yang terkena musibah, niscaya kalian akan merasakan kebahagiaan dalam semua kehidupan yang kalian jalani. Perbuatan baik itu laksana wewangian yang tidak hanya mendatangkan manfaat bagi pemakainya, tetapi juga orang-orang yang berada di sekitarnya...