Langsung ke konten utama

Warna Hijab Tentukan Kesehatan Kulit

hijupcom

Ahli kesehatan menilai, pemilihan warna hijab memiliki hubungan dengan kesehatan kulit si pemakai. Hijab berwarna terang justru dinilai lebih baik dari sisi kesehatan.

"Hijab sehat itu warnanya tak selalu gelap. Untuk kesehatan kulit hijab seharusnya berwarna terang," ujar Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia, IPB, Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah Ridwan, MS, dalam Seminar "Membangun Pemahaman Gizi dan Kesehatan Remaja Putri" yang diselenggarakan PT Indofood Sukses Makmur Tbk, di Bekasi, Sabtu.

Hardinsyah mengatakan, warna hijab yang relatif gelap menghambat terserapnya paparan sinar matahari yang bisa mengaktifkan vitamin D dalam tubuh. "Jadi berhijab untuk kesehatan kulit harus berwarna terang.

Warna terang bukan berarti tipis dan transparan," kata dia. Di samping itu, lanjut Hardinsyah, terhambatnya penyerapan vitamin D oleh tubuh juga terjadi bila kita mengenakan hijab dengan ketat. Oleh karena itu, saat memakai hijab usahakan tidak ketat.

"Sebaiknya tidak ketat, agar vitamin D bisa masuk (ke tubuh melalui kulit). Vitamin D bisa terserap tubuh jika ada ruang (antara pakaian dan kulit)," tutur dia.

sumber : Bisnis.com

Postingan populer dari blog ini

Pengumuman Jalur UM-PTKIN 2018 di UIN Malang

Silahkan download surat keputusan di bawah ini : Surat Keputusan Penerimaan Mahasiswa Baru Surat Pernyataan Mahasiswa Baru

Pengumuman Penerima Bidikmisi Jalur UM-PTKIN 2018 di UIN Malang

Pengumuman Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tahun Akademik 2018/2019 jalur UM-PTKIN sebagaimana berikut: Surat Keputusan Mahasiswa Bidikmisi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Kalender Akademik UIN Malang Tahun Akademik 2016/2017

Surat Keputusan Rektor Nomor Un.03/HM.00.6/295/2016 tentang KALENDER AKADEMIK UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG TAHUN AKADMIK 2016/2017 dapat didownload di sini : Download Kalender Akademik 2016-2017