Langsung ke konten utama

Warna Hijab Tentukan Kesehatan Kulit

hijupcom

Ahli kesehatan menilai, pemilihan warna hijab memiliki hubungan dengan kesehatan kulit si pemakai. Hijab berwarna terang justru dinilai lebih baik dari sisi kesehatan.

"Hijab sehat itu warnanya tak selalu gelap. Untuk kesehatan kulit hijab seharusnya berwarna terang," ujar Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia, IPB, Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah Ridwan, MS, dalam Seminar "Membangun Pemahaman Gizi dan Kesehatan Remaja Putri" yang diselenggarakan PT Indofood Sukses Makmur Tbk, di Bekasi, Sabtu.

Hardinsyah mengatakan, warna hijab yang relatif gelap menghambat terserapnya paparan sinar matahari yang bisa mengaktifkan vitamin D dalam tubuh. "Jadi berhijab untuk kesehatan kulit harus berwarna terang.

Warna terang bukan berarti tipis dan transparan," kata dia. Di samping itu, lanjut Hardinsyah, terhambatnya penyerapan vitamin D oleh tubuh juga terjadi bila kita mengenakan hijab dengan ketat. Oleh karena itu, saat memakai hijab usahakan tidak ketat.

"Sebaiknya tidak ketat, agar vitamin D bisa masuk (ke tubuh melalui kulit). Vitamin D bisa terserap tubuh jika ada ruang (antara pakaian dan kulit)," tutur dia.

sumber : Bisnis.com

Postingan populer dari blog ini

3 Golongan Besar Umat Islam

Ada tiga tipe umat terkait sikap mereka terhadap Alquran: dhalimun linafsih, muqtashid, dan saabiq bil khairaat. (1) Dhalim linafsih : Artinya orang yang menganiaya diri sendiri, yaitu mereka yang meninggalkan sebagian amalan wajib dan melakukan sebagian yang diharamkan. Seperti, orang menjalankan salat tetapi korupsi, menjalankan saum Ramadan tetapi suka riya, pergi salat Jumat tetapi menggunjing orang, membayar zakat tetapi menyakiti tetangga, membelanjai istri tetapi juga menyakitinya, berhaji tetapi menzalimi karyawan. Pendek kata, dhalimun linafsih adalah orang yang terpadu dalam dirinya kebaikan dan keburukan, yang wajib kadang ditinggalkan, yang haram kadang diterjang. (2) Muqtashid : Artinya orang pertengahan, yaitu mereka yang menunaikan seluruh amalan wajib dan meninggalkan segala yang haram, walau terkadang masih meninggalkan yang sunah dan mengerjakan yang makruh. Seluruh kewajiban ia penuhi, baik kewajiban pribadi (seperti salat, zakat, puasa, dan haji) maupun kewajiba...

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jalur SBMPTN 2015

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jalur SBMPTN 2015 dapat didownload disini: Klik disini (utama) Klik disini (mirror)

Manfaatkan "Smartphone" untuk Tidur Sehat

  Semua orang masa kini tahu bahwa denyut kehidupan modern sering kali mengganggu tidur. Keseharian yang serba cepat, tekanan ketepatan dan hubungan antar personal saling tumpang tindih membuat kita terlalu tegang untuk tidur. Ini semua diperburuk dengan internet yang menghubungkan kita sepanjang waktu lewat smartphone. Sebagian orang merasa sayang untuk meninggalkan waktu produktif untuk tidur. Tanpa menyadari bahwa dengan mengurangi tidur justru ia mengurangi produktivitasnya. Sebagian lagi merasa perlu untuk tidur, tetapi seolah butuh perjuangan ekstra untuk terlelap. Ada juga yang dengan mudahnya tidur, tetapi pada jam tertentu harus bangun untuk buang air kecil atau hanya 'melek' saja. Akibatnya, banyak orang bangun dengan perasaan kacau, dan tak bersemangat. Beranjak siang beban utang tidur mulai menyerang dan mengganggu produktivitas. Sekedar untuk berkonsentrasi, perlu berulang kali mengambil waktu untuk menghirup nikotin. Menjelang sore, kantuk seolah tak tertahan...