Langsung ke konten utama

Postingan

5 Fakta Wajib yang Harus Diketahui Tentang Tidur

Masyarakat modern semakin berkurang waktu tidurnya. Penelitian Wehr telah membuktikan bahwa dalam lingkungan tanpa penunjuk waktu, kita akan tidur 7-8 jam setiap malamnya. Sayangnya, denyut kehidupan modern tak mengizinkan itu. Masyarakat terbiasa terpapar cahaya terang dan saling terhubung 24 jam tanpa henti. Bola lampu, listrik, komputer, internet, hingga ponsel pintar adalah temuan-temuan manusia yang menggeser kebiasaan tidur kita. Namun, kita masih butuh tidur! Berikut saya jabarkan sedikit pengetahuan tentang tidur. 1.  Tidur adalah salah satu sains yang terbaru. Hingga tahun 50-an saat tidur dianggap sebagai saat tak aktif, tak ada yang terjadi saat tidur. Dokter pun beranggapan bahwa saat tidur adalah saat yang aman karena pasiennya tampak tidur damai, bebas dari rasa sakit. Tapi, kenyataannya tidak demikian. Sejak ditemukannya tidur rapid eye movements (REM), kita tahu bahwa gelombang otak tidur bisa sangat aktif seperti saat kita terjaga. Demikian juga dengan sumber peny...

Manfaatkan "Smartphone" untuk Tidur Sehat

  Semua orang masa kini tahu bahwa denyut kehidupan modern sering kali mengganggu tidur. Keseharian yang serba cepat, tekanan ketepatan dan hubungan antar personal saling tumpang tindih membuat kita terlalu tegang untuk tidur. Ini semua diperburuk dengan internet yang menghubungkan kita sepanjang waktu lewat smartphone. Sebagian orang merasa sayang untuk meninggalkan waktu produktif untuk tidur. Tanpa menyadari bahwa dengan mengurangi tidur justru ia mengurangi produktivitasnya. Sebagian lagi merasa perlu untuk tidur, tetapi seolah butuh perjuangan ekstra untuk terlelap. Ada juga yang dengan mudahnya tidur, tetapi pada jam tertentu harus bangun untuk buang air kecil atau hanya 'melek' saja. Akibatnya, banyak orang bangun dengan perasaan kacau, dan tak bersemangat. Beranjak siang beban utang tidur mulai menyerang dan mengganggu produktivitas. Sekedar untuk berkonsentrasi, perlu berulang kali mengambil waktu untuk menghirup nikotin. Menjelang sore, kantuk seolah tak tertahan...

Mitos dan Fakta Olahan Daging Sapi

Daging sapi segar mengandung banyak vitamin, protein, seng, dan zat besi yang berfungsi untuk menjaga kesehatan, kekuatan, dan kecerdasan Anda. Meski bermanfaat bagi tubuh, namun masih banyak orang yang membatasi konsumsi daging sapi karena berbagai alasan, misalnya diet, mengandung banyak bakteri, kolesterol, dan lain-lainnya. Jangan biarkan mitos-mitos yang berkembang ini menghalangi Anda mendapatkan manfaat dan nutrisi dari daging sapi. Berikut beberapa mitos yang berkembang di masyarakat, dan faktanya. 1. Mitos: Cairan merah sama dengan darah Ketika memasak atau merendam daging, biasanya ada cairan berwarna merah yang merembes keluar dari daging. Banyak orang mengira cairan merah ini adalah darah. Padahal sebenarnya cairan merah yang keluar ini adalah jus atau ekstrak daging. Cairan inilah yang membuat daging lebih empuk dan penuh citarasa. 2. Mitos: Jika tidak dimasak sampai matang, daging sapi berbahaya untuk kesehatan Benarkah daging sapi yang dimasak setengah matang mengandun...

5 Gangguan Jiwa yang Saling Terkait

Menurut sebuah studi besar, autisme, attention deficit-hyperactivity disorder (ADHD), gangguan bipolar (GB), depresi, dan skizofrenia memiliki keterkaitan pada beberapa faktor risiko genetika atau keturunan. Versi dari empat gen tertentu meningkatkan kemungkinan menderita lima gangguan ini. Para peneliti mengharapkan temuan ini dapat membantu para psikiater untuk lebih mengerti hal paling mendasar pada penyebab gangguan di otak. Studi yang dimuat dalam jurnal medis Lancet ini membandingkan kode genetik dari sekitar 33.000 orang dengan gangguan mental dengan 28.000 orang tanpa gangguan mental. Studi internasional ini menemukan empat varian gen yang dapat meningkatkan risiko dari kelima gangguan mental. Dua gen terlibat dalam keseimbangan kalsium di otak. Memang, ratusan gen dan lingkungan mungkin memiliki efek pada terjadinya gangguan mental, tetapi perkembangan ilmu genetika psikiatri yang berkembang dengan cepat mencoba menjelaskan dasar mengapa kondisi ini dapat terjadi. " Penem...

Tips Memilih Telur yang Segar

Telur menjadi salah satu bahan makanan yang wajib ada di rumah. "Pada dasarnya telur bisa diolah menjadi aneka makanan yang nikmat, mulai dari kue, makanan tumisan, dan makanan berkuah. Makanya hampir semua orang suka makan telur," ungkap Antony Setiadi, pemilik restoran Sunny Side Up. Namun, untuk menghasilkan makanan berbasis telur yang nikmat, Anda harus memilih telur yang berkualitas baik. Antony menambahkan bahwa kualitas telur tak bisa terlihat hanya dari penampilan fisik atau cangkangnya saja. Ia memberikan trik memilih telur yang segar. 1. Teropong telur "Cara paling ampuh untuk melihat kualitas telur adalah dengan menggunakan teropong telur," ungkapnya. Teropong ini berfungsi untuk melihat kondisi di dalam telur. Teropong sebenarnya hanyalah sebuah alat sederhana yang terbuat dari tripleks, yang dibentuk menyerupai kotak dan diberi lampu di dalamnya. Kotak ini kemudian diberi dua lubang di atasnya untuk "mengintip" telur. Cara kerjanya, telur dima...

Rectoverso

Sebuah sajian drama omnibus akan kembali memeriahkan layar lebar di hari kasih sayang nanti. Film dibawah arahan Marcella Zalianty, Olga Lidya, Cathy Sharon, Rachel Maryam, dan Happy Salma ini disebut-sebut akan menjadi debut layar lebar yang layak untuk disaksikan. Rectoverso merupakan sebuah film omnibus yang diilhami dari 11 cerpen karya Dewi 'Dee' Lestari, dan kemudian diambil 5 diantaranya untuk naik ke layar lebar. Terpilihlah kelima judul, Malaikat Juga Tahu, Curhat Buat Sahabat, Cicak di Dinding, Firasat, dan Hanya Isyarat. Malaikat Juga Tahu: Abang (Lukman Sardi), seorang penderita autisme yang diketahui jatuh hati tanpa pilihan pada seorang gadis yang menempati kamar kos milik bunda Abang bernama Leia (Prisia Nasution). Leia merupakan satu-satunya anak kos yang mampu mengerti Abang, bahkan berteman dengan Abang. Hingga kemudian, Hans, adik Abang yang baru menyelesaikan kuliahnya di luar negeri, pulang ke rumah. Kepulangan Hans kembali ke rumah, meramaikan suas...

Bank BRI

Sejarah BRI Bank Rakyat Indonesia (BRI) adalah salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia. Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan di Purwokerto, Jawa Tengah oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja dengan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden atau "Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto", suatu lembaga keuangan yang melayani orang-orang berkebangsaan Indonesia (pribumi). Lembaga tersebut berdiri tanggal 16 Desember 1895, yang kemudian dijadikan sebagai hari kelahiran BRI. Pada periode setelah kemerdekaan RI, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946 Pasal 1 disebutkan bahwa BRI adalah sebagai Bank Pemerintah pertama di Republik Indonesia. Dalam masa perang mempertahankan kemerdekaan pada tahun 1948, kegiatan BRI sempat terhenti untuk sementara waktu dan baru mulai aktif kembali setelah perjanjian Renville pada tahun 1949 dengan berubah nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat. Pada waktu itu melalu...