Langsung ke konten utama

Tips Aman Berkendara Bagi Wanita

Wanita sekarang lebih aktif dan lebih leluasa beraktifitas, karena hampir semua dari mereka telah mempunyai kendaraan bermotor sendiri, baik itu mobil ataupun sepeda motor.

Namun resiko yang mereka hadapi jauh lebih besar dibanding pria jika berkendara, karena wanita di pandang lebih lemah, sehingga lebih rentan terkena tindak kriminal dan kecelakaan di jalan raya.


Berikut tips aman bagi wanita pengendara motor agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

1. Gunakan celana panjang agar lebih nyaman dalam berkendara. Jika menggunakan rok, Anda tidak akan leluasa dalam bergerak dan reflek anda akan terhalang rok anda.

2. Hindari sepatu hak tinggi, karena jika berkendara motor akan sulit mengoper gigi, ataupun jika anda menggunakan motor matic kestabilan anda akan terganggu jika berada di lampu merah dan jika kendaraaan sedang berhenti sementara.

3. Jangan menggunakan perhiasan yang mencolok. Jika anda masih ingin menggunakannya kenakan saja jika anda sudah samapi tempat tujuan. Perhiasan paling aman untuk saat ini hanya anting dan cincin.

4. Jangan lupa menyimpan nomor-nomor telepon penting, seperti orang tua, saudara, rumah sakit, kantor polisi dan bengkel langganan anda. Hal tersebut dikarenakan belum tentu perjalanan Anda akan mulus tanpa terkendala.

5. Bila Anda tipe orang yang disibukkan dengan deringan telepon tiap saat, Anda harus menggunakan handsfree atau headset sebelum berkendara. Kecelakan sering terjadi gara-gara pengendara mengemudi sambil menelepon.

Jika anda seorang pengendara mobil, anda perlu menghindari beberapa faktor penyebab kecelakaan lalu lintas dan mengikuti tips berkendara mobil di jalan bagi para wanita.

Jangan mengemudi di saat tubuh tidak fit, mengantuk dan sakit atau sedang mengkonsumsi obat yang mengandung obat tidur seperti obat flu dan batuk.

Jika kantuk masih tiba-tiba menyerang, tepikan kendaraan anda untuk istirahat sejenak hingga fit kembali, tapi ingat jangan lupa mengunci pintu mobil anda.

Pelajari jenis kendaraan Anda beserta karakternya. Jika kendaraan tersebut milik Anda sendiri, hal tersebut akan lebih mudah dipahami. Namun jika kendaraan yang digunakan tidak biasa Anda kendarai, Anda harus paham betul jenisnya karena beberapa kendaraan membutuhkan perlakuan berbeda.

Jika Anda berkendara sendiri, persiapkan peralatan pertahanan diri seperti paper spray untuk menghindari terjadinya tindak kriminal. Berkendaralah secara aman dan jangan pernah melanggar peraturan lalu lintas.

Postingan populer dari blog ini

3 Golongan Besar Umat Islam

Ada tiga tipe umat terkait sikap mereka terhadap Alquran: dhalimun linafsih, muqtashid, dan saabiq bil khairaat. (1) Dhalim linafsih : Artinya orang yang menganiaya diri sendiri, yaitu mereka yang meninggalkan sebagian amalan wajib dan melakukan sebagian yang diharamkan. Seperti, orang menjalankan salat tetapi korupsi, menjalankan saum Ramadan tetapi suka riya, pergi salat Jumat tetapi menggunjing orang, membayar zakat tetapi menyakiti tetangga, membelanjai istri tetapi juga menyakitinya, berhaji tetapi menzalimi karyawan. Pendek kata, dhalimun linafsih adalah orang yang terpadu dalam dirinya kebaikan dan keburukan, yang wajib kadang ditinggalkan, yang haram kadang diterjang. (2) Muqtashid : Artinya orang pertengahan, yaitu mereka yang menunaikan seluruh amalan wajib dan meninggalkan segala yang haram, walau terkadang masih meninggalkan yang sunah dan mengerjakan yang makruh. Seluruh kewajiban ia penuhi, baik kewajiban pribadi (seperti salat, zakat, puasa, dan haji) maupun kewajiba...

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jalur SBMPTN 2015

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jalur SBMPTN 2015 dapat didownload disini: Klik disini (utama) Klik disini (mirror)

Manfaatkan "Smartphone" untuk Tidur Sehat

  Semua orang masa kini tahu bahwa denyut kehidupan modern sering kali mengganggu tidur. Keseharian yang serba cepat, tekanan ketepatan dan hubungan antar personal saling tumpang tindih membuat kita terlalu tegang untuk tidur. Ini semua diperburuk dengan internet yang menghubungkan kita sepanjang waktu lewat smartphone. Sebagian orang merasa sayang untuk meninggalkan waktu produktif untuk tidur. Tanpa menyadari bahwa dengan mengurangi tidur justru ia mengurangi produktivitasnya. Sebagian lagi merasa perlu untuk tidur, tetapi seolah butuh perjuangan ekstra untuk terlelap. Ada juga yang dengan mudahnya tidur, tetapi pada jam tertentu harus bangun untuk buang air kecil atau hanya 'melek' saja. Akibatnya, banyak orang bangun dengan perasaan kacau, dan tak bersemangat. Beranjak siang beban utang tidur mulai menyerang dan mengganggu produktivitas. Sekedar untuk berkonsentrasi, perlu berulang kali mengambil waktu untuk menghirup nikotin. Menjelang sore, kantuk seolah tak tertahan...