Langsung ke konten utama

Terapi Otak Gizi Buruk

Terapi Otak Res Ren

Judul Buku : Terapi Otak Gizi Buruk
Penulis : Fauzi Albarra (Jurnalis, Mindset Motivator dan NLP Practitioner)
ISBN : 978-602-7880-35-1
Tebal : 243 hlm ;14 cmx20 cm
Harga : Rp 35.000

Sinopsis:

Setiap orang, terlebih seorang muslim, pasti seringkali mengucapkan doa sapu jagat. Sebuah doa agar merasakan bahagia di dunia dan akhirat. Tak hanya bahagia, semua insan juga berharap sukses kaya raya. Tetapi mengapa sebagian banyak orang justru mendapatkan hal terbalik, mengaku kesulitan mendapatkan kebahagiaan dan seringkali gagal dalam berwirausaha sehingga diliputi kemiskinan berkepanjangan.Buku ini Insya Allah akan menjawab semua keinginan-keinginan itu. Melalui buku ini penulis coba gambarkan akar persoalan yang sebenarnya, yakni mulai dari mengubah dan mengelola pikiran positif. Mengapa, karena menurut Brian Tracy yang diyakini sebagian banyak orang sukses sebagai bagian dari Law of Attraction atau hukum ketertarikan bahwa “Apa yang dipikirkan itulah yang terjadi / You’r what you think”. Mungkin Anda perlu untuk melihat lagi, apakah lebih banyak berpikir hal-hal positif seperti berpikir bahagia, sukses dan menjadi kaya raya? Ataukah justru sebaliknya? Ini penting, karena setiap yang terpikir mendorong untuk direalisasikan baik sadar maupun di bawah sadar.

Perlu diketahui bahwa pikiran bersumber dari isi otak. Tentu saja Anda akan mengalami kesulitan berpikir apalagi bersikap positif, apabila isi otaknya dipenuhi sampah pikiran yang dikonsumsi melalui mata, telinga, perasaan dan pancaindra lainnya. Buku yang sedang dipegang ini sebagai terapi yang mampu mengubah pola hidup Anda dan memerhatikan secara benar konsumsi apa saja yang pantas untuk otak Anda. Salah memberikan konsumsi, otak Anda bisa bergizi buruk. Baca saja secara perlahan hingga usai, Anda akan terprovokasi untuk berpikir dan bertindak benar, bahkan tanpa Anda sadari seutuhnya. Buku Terapi Otak Gizi Buruk ini sudah beberapa kali disampaikan melalui forum seminar motivasi yang di dalamnya penulis bertindak sebagai pembicara. Penasaran?

Cekidot!
Sebelum diterbitkan, buku ini sudah disampaikan melalui seminar motivasi yang diselenggarakan di depan pelajar, mahasiswa, pemuda, para guru, orang tua, entrepreneur, termasuk UKM binaan PKBL PT Krakatau Steel dan UKM binaan Pemerintah Kota Cilegon. Selain itu juga sering disampaikan melalui live talkshow rutin di Radio Cilegon Pas FM 105,2 MHz dan Radio Mandiri FM 102 MHz.

Pemesanan 0838 3352 5276
Format sms Judul buku-Jumlah buku-Nama lengkap-Alamat lengkap-No yang bisa dihubungi

Postingan populer dari blog ini

3 Golongan Besar Umat Islam

Ada tiga tipe umat terkait sikap mereka terhadap Alquran: dhalimun linafsih, muqtashid, dan saabiq bil khairaat. (1) Dhalim linafsih : Artinya orang yang menganiaya diri sendiri, yaitu mereka yang meninggalkan sebagian amalan wajib dan melakukan sebagian yang diharamkan. Seperti, orang menjalankan salat tetapi korupsi, menjalankan saum Ramadan tetapi suka riya, pergi salat Jumat tetapi menggunjing orang, membayar zakat tetapi menyakiti tetangga, membelanjai istri tetapi juga menyakitinya, berhaji tetapi menzalimi karyawan. Pendek kata, dhalimun linafsih adalah orang yang terpadu dalam dirinya kebaikan dan keburukan, yang wajib kadang ditinggalkan, yang haram kadang diterjang. (2) Muqtashid : Artinya orang pertengahan, yaitu mereka yang menunaikan seluruh amalan wajib dan meninggalkan segala yang haram, walau terkadang masih meninggalkan yang sunah dan mengerjakan yang makruh. Seluruh kewajiban ia penuhi, baik kewajiban pribadi (seperti salat, zakat, puasa, dan haji) maupun kewajiba...

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jalur SBMPTN 2015

Pengumuman Hasil Seleksi Mahasiswa Baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jalur SBMPTN 2015 dapat didownload disini: Klik disini (utama) Klik disini (mirror)

Berbuat Baik Terhadap Orang Lain

Kebajikan itu sebajik namanya, keramahan juga demikian, dan kebaikan itu juga sebaik perilakunya. Orang-orang yang pertama kali akan dapat merasakan manfaat dari semua perbuatan itu adalah mereka yang melakukannya hal tersebut. Mereka akan merasakan buahnya seketika itu juga di dalam jiwa, akhlak, dan nurani mereka. Sehingga mereka pun selalu lapang dada, tenang, serta merasa tenteram dan damai. Ketika kita diliputi kesedihan dan kegalauan dalam hidup, maka berbuat baiklah terhadap sesama, niscaya akan mendapatkan ketentraman dan kedamaian hati. Dengan cara, sedekahilah orang yang fakir, tolonglah orang yang terdzalimi, ringankan beban orang yang menderita, berilah makan orang yang kelaparan, jenguklah orang yang sakit, dan bantulah orang yang terkena musibah, niscaya kalian akan merasakan kebahagiaan dalam semua kehidupan yang kalian jalani. Perbuatan baik itu laksana wewangian yang tidak hanya mendatangkan manfaat bagi pemakainya, tetapi juga orang-orang yang berada di sekitarnya...